November 19, 2005

!@#$%$^&

Filed under: Uncategorized

Plak!!! Terpaksa, tangan kiriku menampar mulutmu. Kubilang terpaksa, karena sudah beberapa kali kuhentikan kata-kata yang meluncur dari mulutmu, tapi kau tetap saja nyerocos hal-hal itu yang seharusnya tidak kau lontarkan. Sakit fisik bagimu, tapi hatiku pun perih, karena ucapan-ucapanmu dan juga karena aku harus menamparmu. Ternyata itupun tak juga menghentikan omonganmu.. Huh!!
Kenapa kedamaian harus kita nodai dengan sesuatu diluar kita?? Dan parahnya, semua dilakukan di depan anak kita??

Di sini, aku dingin, sengaja ku terobos hujan..
Di sini, aku lapar, tak sesuap nasipun hari ini kumakan..
Di sini, aku merindukan saat-saat damai..

October 10, 2005

masih ada ta..

Filed under: Uncategorized

ternyata accountnya masih ada..
puasa hari ini bolong..

August 22, 2005

Semangat

Filed under: Uncategorized

tes..